Sinau Bareng Queen : Ganti Country Code pada Ubiquiti menjadi Compliance Test dengan Putty

Sinau Bareng Queen : Ganti Country Code pada Ubiquiti menjadi Compliance Test dengan Putty
Assalamualaikum Wr. Wb.

Disini kami akan memberikan sedikit tips/trik cara merubah country code menjadi compliance test.
Sebenarnya country code Compilance Test pada perangkat Ubiquiti digunakan hanya untuk pengujian, namun karena sekarang di indonesia, frekuensi yang diizinkan menurut Peraturan Menteri Kominfo No.27/PER/M.KOMINFO/6/2009 frekuensi yang diizinkan hanya pada rentang frekuensi 5725 Mhz sampai 5825 Mhz untuk keperluan layanan pita nirkabel (wireless broadband) dengan moda TDD seperti dilansir pada postel.co.id dengan banyaknya pengguna radio yang menggunakan frekuensi diatas, besar kemungkinan terjadinya interferensi.
Maka dapat diatasi dengan Compilance Test.

Diawal ini, kita akan masuk ke perangkat Ubiquiti seri M5, dimana pada awalnya sudah menggunakan country code indonesia. Dibawah ini merupakan tampilan awal setelah masuk web config, bagi yang belum tau dapat klik disini untuk AP dan disini sebagai ST. perbedaan dengan yang dibawah, Radio disini sudah menggunakan Country Code Indonesia.




Selanjutnya, kita remote Radio menggunakan Putty, bagi yang belum punya, bisa didownload disini.
Ip pada radio kita kali ini masih dalam setting defaultnya yakni 192.168.1.20 , silahkan sesuai Ip radio teman sekalian.


Pada tampilan awal, kita diminta untuk memasukan user dan password radio, silahkan sesuaikan.


Ini merupakan tampilan awal setelah masuk perangkat radio, silahkan ketik ls /tmp/ untuk melihat isi folder. Pastikan terdapat system.cfg karena file itu yang akan kita ubah.


Ketikan perintah vi /tmp/system.cfg untuk merubah config, 


Maka akan muncul sederet kode, dimana terdapat beragam setting radio.



Ketik i untuk edit,


Lalu cari tulisan radio.countrycode dan radio.1.radiocountry dan ubah angka dibelakangnya menjadi 511


Setelah selesai, silahkan klik tombol Esc, lalu ketikan :wq untuk menulis (write) dan keluar (quit)


Bisa dilihat disini, Country Code sudah berubah ke Compliance Test, pada versi lain Complain Test tidak muncul, tetapi ada opsi yang sama yaitu Licenced.


Sekian yang dapat kami sampaikan, terima kasih.
Bila ada kesalahan mohon dimaafkan karena kita sama-sama belajar.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Sinau Bareng Queen : Konfigurasi DNS Server di Debian 10

Sinau Bareng Queen : Konfigurasi DNS Server di Debian 10
Assalamualaikum.wr.wb

Kali ini kita akan memberikan tutorial bagaimana cara mengkonfigurasi DNS Server pada Debian 10. Sebelumnya kita telah memberikan tutorial yang serupa tetapi untuk Debian 7 maka dari itu kita akan mengulang kembali tutorial yang serupa tetapi pada Debian 10.

1. Boot ke OS Debian 10 kalian terlebih dahulu, di kasus ini kita akan menggunakan Virtual Box untuk boot ke Debian 10

2. Buka file Interfaces dengan cara
-- “ nano /etc/network/interfaces “ lalu tambahkan :

auto lo
                iface lo inet loopback

                auto eth0
                iface eth0 inet static
                   address 192.168.100.3
                   netmask 255.255.255.0
                   gateway 192.168.100.1
                   nameserver 8.8.8.8
                   nameserver 8.8.4.4

Jika sudah, simpan dengan Ctrl+O lalu enter dan keluar dengan Ctrl+X

 
3. Buka file resolv.conf dengan cara
-- “ nano /etc/resolv.conf “ lalu tambahkan :

   # --- BEGIN PVE ---
                search smk
                nameserver 192.168.100.3
                nameserver 8.8.8.8
                nameserver 8.8.4.4
                nameserver 1.1.1.1
                # --- END PVE ---


4. Restart interface Networking dengan command
-- “ /etc/init.d/networking restart “

5. Buka file Hosts dengan cara
-- “ nano /etc/hosts “ lalu tambahkan :

                127.0.0.1       localhost
                ::1                  localhost ip6-localhost ip6-loopback
                ff02::1           ip6-allnodes
                ff02::2           ip6-allrouters
                # --- BEGIN PVE ---
                192.168.100.3 kaksugi.smk kaksugi
                # --- END PVE ---


6. Install paket Bind9 dengan command
-- “ apt-get install bind9 “ lalu tekan Y pada keyboard jika meminta persetujuan

7. Buka direktori “ bind “ dengan cara :
-- “ cd /etc/bind/ “
-- “ ls “
Lalu akan muncul kumpulan daftar file dan direktori pada direktori bind, seperti Screenshot dibawah :


8. Copy file “ db.127 “ dan “ db.local “ dengan cara :

-- “ cp db.127 db.100.230 “
-- “ cp db.local db.sinaubareng “

9. Edit file “ db.100.230 “ dan “ db.sinaubareng “ dengan cara :
-- “ nano db.100.230 “

                ;
                ; BIND reverse data file for local loopback interface
                ;
                $TTL    604800
                @       IN      SOA     sinaubareng.my.id. root.sinaubareng.my.id. (
                              1         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                            86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
                ;
                @                         IN      NS       sinaubareng.my.id.
                3.100.168             IN      PTR     sinaubareng.my.id.
                3.100.168             IN      PTR     www.sinaubareng.my.id.

Jika sudah, simpan dengan Ctrl+O lalu enter dan keluar dengan Ctrl+X


Lalu edit file db.sinaubareng :
-- “ nano db.sinaubareng “
                ;
                ; BIND data file for local loopback interface
                ;
                $TTL    604800
                @       IN      SOA     sinaubareng.my.id. root.sinaubareng.my.id. (
                              2                    ; Serial
                         604800               ; Refresh
                           86400               ; Retry
                       2419200               ; Expire
                         604800 )             ; Negative Cache TTL
                ;
                @             IN                          NS                          sinaubareng.my.id.
                @             IN                          A                            192.168.100.230
                www         IN                          CNAME                @


10. Edit file “ named.conf “ dengan cara :
-- “ nano named.conf “ dan tambahkan perintah dibawah ini :

                zone "sinaubareng.my.id" {
                     type master;
             file "/etc/bind/db.sugiharto";
                };

                zone "3.100.168.in-addr.arpa" {
             type master;
             file "/etc/bind/db.100.3";
        };

Jika sudah, simpan dengan cara Ctrl+O lalu tekan Enter dan Ctrl+X untuk keluar


11. Restart Bind9 dengan cara :
-- “ /etc/init.d/bind9 restart “

12. Lalu yang terakhir, Install Package DNS Utilities (DIG) yang berfungsi untuk mengetes DNS yang kita setting dengan command :
-- “ apt-get install dnsutils “
-- " nslookup ip "
-- " nslookup sinaubareng.my.id "

Sekian mengenai tutorial yang kita buat, mohon maaf jika ada kesalahan.

Wassalamualaikum.wr.wb

Sinau Bareng Queen : Cara Mudah Membagi Bandwith Dengan Simple Queue

Sinau Bareng Queen : Cara Mudah Membagi Bandwith Dengan Simple Queue
Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Pada tutorial kali ini kami akan mensetting bagaimana cara mudah membagi bandwith dengan simple queue.Berikut langkah-langkahnya:

1. Pertama kita buat topologinya di cisco packet treaser seperti gambar dibawah:


2. Kedua kita beri nama pada mikrotik sesuai keinginan dan disini kami beri nama seperti gambar dibawah:

3. Ketiga kita beri nama pada interface ether1 dan ether2 dan disini kami beri nama seperti gambar dibawah:

  
4. Selanjutnya jika kita ingin melihat settingan yang telah kita buat tadi maka kita kettikan perintah interface print.

5. Kemudian kita berikan ip address secara bebas disini kami gunakan  ip address seperti digambar  untuk ether1 dan ether2


6. Untuk melihat settingan ip address yang telah kita buat caranya yaitu ketikkan ip address print


7. Setelah itu ip firewall nat dan untuk menegeceknya yaitu ketikkan ip firewall nat


8. Kemudian Ip dns server dan untuk mengeceknya ketikkan ip dns print


9. Lalu kita beri ip pool untuk membuat ip dhcp-server seperti gambar dibawah:


10. Setelah membuat ip pool maka langkah selanjutnya kita buat ip dhcp server seperti gambar dibawah:

11. Lalu kita lakukan routing ke internet seperti gambar dibawah:


12. Selanjutnya kita lakukan tes ping ke ip google untuk mengecek apakah router sudah terkoneksi dengan internet seperti gambar dibawah:


13. Setelah selesai membuat gateway server langkah selanjutnya kita buat  queue simplenya seperti gambar dibawah:


14. Setelah selesai maka selanjutnya kita konekan dengan pc menggunakan ip yang ada ditopologi seperti gambar dibawah:


15. Lalu kita lihat di menu simple queue dan lihat trafiknya jika sudah jalan trafiknya maka ip yang kita masukkan sudah benar.


Sekian tutorial yang kami berikkan jika terdapat salah kata mohon maaf 

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.


Sinau Bareng Queen : Setting Hotspot di Mikrotik Menggunakan CLI

Sinau Bareng Queen : Setting Hotspot di Mikrotik Menggunakan CLI
                                                  Assalamualaikum wr. wb.

Kali ini kami akan menyampaikan konfigurasi Hotspot di mikrotik menggunakan CLI, untuk topologi dasarnya bisa dilihat seperti pada gambar berikut.

                             
1. Pertama kita setting gateway server,  di sini kita menggunakan DHCP-Client agar mendapatkan IP WAN, DNS-Server, dan IP Route secara otomatis, seperti gambar di bawah.

               
 2. Lalu kita enable-kan wlannya dan setting hotspot seperti gambar di bawah.

                            
 3. Kemudian, setting wlan mode(ap-bridge) dan ssid(bebas), seperti gambar di                                          bawah ini.

                            
  4. Setelah itu, kita Bridge ether-2 dan wlan, seperti gambar di bawah ini.


   5. Interface pada Hotspot kita ganti bridge1, seperti gambar di bawah ini.


  6. Lalu pada DHCP-Server kita DHCP-Setup dan interfacenya kita klik bridge1 lalu next             sampai  successfully, seperti gambar di bawah ini.


Setelah itu, kita coba di Smartphone atau di Laptop/PC.

Sekian dan Terimakasih, semoga bermanfaat.

Wassalamu'alakum wr.wb









Sinau Bareng Queen : Setting DHCP-Relay pada MikroTik Menggunakan CLI

Sinau Bareng Queen : Setting DHCP-Relay pada MikroTik Menggunakan CLI
Assalamualaikum wr. wb.
Kali ini kami akan menyampaikan cara konfigurasi DHCP-Relay pada mikrotik, untuk topologi dasarnya dapat dilihat pada gambar berikut.


Setelah dilihat, maka kita akan menghubungkan 2 router
Yang pertama pasti kita melakukan konfigurasi DHCP-Client supaya terhubung ke internet dan mendapatkan ip dari ISP.

[admin@MikroTik] >system identity set name=R1
[admin@R1] >ip dhcp-client add interface=ether1 disable=no
[admin@R1] >ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@R1] >ip dns set allow-remote-request=yes

Pada ether2 R1 kita tambahkan ip untuk Router dibawahnya,

[admin@R1] >ip address add address=2.2.2.2/24 interface=ether2

Sedangkan untuk Relay, kita buat DHCP-Server menggunakan range ip ether2 R2. Disini, kita menggunakan range pada 192.168.1.0/24 dengan relay pada 192.168.1.1/24.

[admin@R1] >ip pool add name=lokal address=192.168.1.2-192.168.1.9
[admin@R1] >ip dhcp-server add name=lokal address=lokal relay=192.168.1.1 interface=ether2 name=lokal disable=no
[admin@R1] >ip dhcp-server network add address=192.168.1.0/24 gateway=192.168.1.1 netmask=24 dns-server=1.1.1.1,1.0.0.1

Konfigurasi untuk R1 sudah selesai, tinggal kita masuk ke R2, seperti biasa kita hubungkan terlebih dahulu ke internet.

[admin@MikroTik] >system identity set name=R2
[admin@R2] >ip address add address=2.2.2.3/24 interface=ether1
[admin@R2] >ip dns set server=1.1.1.1,1.0.0.1 allow-remote-request=yes
[admin@R2] >ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[admin@R2] >ip route add gateway=2.2.2.2

Baru kita buat konfigurasi untuk DHCP-Relay, menggikuti settingan pada R1.

[admin@R2] >ip add ad ad=192.168.1.1 int=ether2
[admin@R2] >ip dhcp-relay add dhcp-server=2.2.2.2 local=192.168.1.1 interface=ether2 disable=no

Sekian, terimakasih. Semoga bermanfaat.
Kalau ada salah mohon maaf, karena kita sama-sama belajar.
Wassalamualaikum wr. wb.

Sinau Bareng Queen : Konfigurasi PPPoE Server dan PPPoE Client Menggunakan CLI

Sinau Bareng Queen : Konfigurasi PPPoE Server dan PPPoE Client Menggunakan CLI
ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB.



Kali ini kita akan memberikan tutorial konfigurasi PPPoE Server dan PPPoE Client. Sebelumnya, kita telah menulis artikel serupa tetapi masih menggunakan GUI (Graphical User Interface) dan kali ini kita menggunakan CLI (Command User Interface) atau terminal. Topologinya bisa digambarkan seperti gambar dibawah ini.


Diatas, Router1 menjadi Server, dan PC1 sebagai Clientnya menggunakan koneksi Dial-Up.
Lalu kita masuk ke Winbox dan buka menu New Terminal, simak tutorial dibawah ini yaa...


Pertama kita menamai Router kita yang akan di setting. Namanya terserah anda saja,sebagai contoh R1

[admin@MikroTik] >system identity set name=R1


Kemudian kita setting gateway server untuk Mikrotik. Kita buat DHCP-Client terlebih dahulu untuk ether1 dan membuat Ip Address untuk ether2. DHCP-Client disini berfungsi untuk mendapatkan Ip secara otomatis.

[admin@R1]>ip dhcp-client add interface=ether1 disabled=no
[admin@R1]>ip address add address=192.168.0.20/24 interface=ether2
[admin@R1]>ip dns set servers=8.8.8.8,8.8.4.4 allow-remote-requests=yes
[admin@R1]>ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade


Selanjutnya kita setting PPPoE Server. Ip pool disini kita masukan ip dari ip ether2

[admin@R1 >interface pppoe-server add user=""service="" disabled=no
[admin@R1 >interface pppoe-server add interface=ether2-pppoe_server
[admin@R1 >ip pool add name=pppoe ranges=192.168.0.21-192.168.0.254
[admin@R1 >ppp profile add name=client local-address=pppoe remote-address=pppoe rate-limite=2M/2M
[admin@R1 >ppp secret add name=client password=12345678 service=pppoe profile=client


Setelah settingan selesai, kemudian klik kanan pada icon pc, pilih network and internet setting


Selanjutnya, klik menu Dial-Up


Pilih set up a new connection


Klik next


Lalu pilih Boardband (PPPoE)



Setelah itu, isikan user dan password yang telah di setting tadi > klik connect


Apabila tampilan sudah seperti gambar dibawah ini, berarti sudah connect


Sedangkan,jika PPPoE-Client pada MikroTik maka 



Konfigurasinya menjadi

[admin@MikroTik]>system identity set name=R2
[admin@R2]>int set 0 name=ether1-inet
[admin@R2]>int set 1 name=ether2-lokal
[admin@R2]>int pppoe-client add int=ether1-inet user=client password=12345678
[admin@R2]>ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1-inet action=masquerade 
[admin@R2]>ip dns set servers=8.8.8.8,8.8.4.4 allow-remote-requests=yes
 


Untuk konfigurasi R1,silahkan lihat konfigurasi topologi yang pertama.Sedangkan untuk dhcp-server pada R2 konfigurasinya menjadi seperti berikut.

[admin@R2]>ip ad ad ad=192.168.0.50/24 interface=ether2-lokal
[admin@R2]>ip pool add name=lokal ranges=192.168.0.51-192.168.0.254
[admin@R2]>ip dhcp-server add name=lokal interface=ether2-lokal address-pool=lokal disbled=no
[admin@R2]>ip dhcp-server network add address=192.168.0.0/24 gateway=192.168.0.50 netmask=24 dns-server=8.8.8.8,8.8.4.4


Silahkan hubungkan PC/komputer ke ether2 R2 sesuai topologi,setting pc/komputer sehingga mendapatkan ip secara otomatis.

Sekian dan terimakasih


                                           WASSALAMU'ALAIKUM WR WB.























Copyright © Sinau Bareng Queen. All rights reserved. Template by CB